Saudi Pulangkan 200 Ribu Jemaah Haji Ilegal

Saudi Pulangkan 200 Ribu Jemaah Haji Ilegal

Otoritas Saudi menangkap 17 ribu jemaah haji tanpa izin pada akhir pekan lalu (30/6/2023) dan memulangkan 200 ribu orang

Otoritas keamanan Arab Saudi menangkap ribuan jemaah haji tanpa izin pada akhir pekan lalu. Secara keseluruhan, 202.695 orang dipulangkan dari titik masuk Makkah.

Saudi Press Agency melaporkan, Direktur Keamanan Publik dan Kepala Komite Keamanan Haji, Letnan Jenderal Mohammed Al-Bassami menyebut, hingga Jumat (30/6/2023), ada 17.615 orang ditangkap karena mencoba menunaikan ibadah haji tahunan tanpa izin.

Pihaknya juga menangkap 9.509 pelanggar peraturan tempat tinggal, pekerjaan dan keamanan perbatasan, dan 105 penyelenggara haji palsu di berbagai wilayah Kerajaan. Semuanya sudah diserahkan ke kejaksaan.

Lebih lanjut ia menambahkan, total ada 202.695 orang yang tidak memiliki izin haji dipulangkan kembali dari titik masuk Makkah.

“202.695 orang yang tidak memiliki izin haji dikirim kembali dari titik masuk Makkah dan 128.999 kendaraan yang tidak memiliki izin untuk memasuki Makkah dan tempat suci juga dipulangkan,” tambahnya, seperti dilansir dari Arab News, Senin (3/7/2023).

Al-Bassami mengatakan, 33 orang yang membawa jemaah haji yang tidak memiliki izin haji ditangkap dan dirujuk ke komite administrasi musiman di bawah Direktorat Jenderal Paspor di pintu masuk ke Makkah.

Seperti diketahui, Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan aturan pelaksanaan ibadah haji. Setiap negara juga memiliki kuota masing-masing untuk bisa mengirimkan warga negaranya yang akan menunaikan haji. Kesepakatan kuota haji biasanya ditandatangani oleh Pemerintah Arab Saudi dan negara yang bersangkutan.

Tahun ini, ada 1,85 juta umat Islam dari seluruh dunia yang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, menurut data yang dirilis Otoritas Umum Statistik Arab Saudi yang turut dilaporkan Arabian Business. Dari jumlah tersebut, 1,66 juta berasal dari luar Kerajaan.

Tinggalkan komentar