Pergunu Latih Kepala Sekolah dan Guru

Pergunu Latih Kepala Sekolah dan Guru

Tim LPPM Unesa saat memberikan pelatihan penguatan Profil Pelajar Pancasila bersama Pergunu Kabupaten Kediri, Senin (10/7/2023). (Foto : Dok.Humas Unesa)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Kediri telah menjalin kolaborasi yang kuat dalam melaksanakan pelatihan dan pendampingan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

 

Direktur LPPM, Prof. Turhan Yani, Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa, CEO Tajimas, Tim Trainer P5, Dr. Mufarrihul Hazin, Dr. Rofik Jalal para pengurus Pergunu Kediri, dan jajaran kepala sekolah dan guru se-Kabupaten Kediri hadir dalam kegiatan tersebut.

Pelatihan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat pendidikan karakter di kalangan pelajar dan siswa.

Dalam pelaksanaannya, Unesa dan Pergunu telah merancang program yang komprehensif dan interaktif untuk melibatkan para guru dan kepala sekolah dalam menyusun dan merangkan dalam berbagai kegiatan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Direktur LPPM Unesa, Prof. Dr. Muhammad Turhan Yani, mengungkapkan kegembiraannya atas kolaborasi ini.

Ia berharap bahwa pelatihan ini akan memberikan dampak yang signifikan dalam membentuk karakter pelajar yang berintegritas, toleran, dan mencintai negara. Di samping itu, ia juga memotivasi para guru untuk selalu memberikan inspirasi dan keteladanan kepada para siswa dalam setiap aktifitas pembelajaran.

Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa mengatakan, bahwa sekolah dan lembaga pendidikan saat ini harus mempu mengembangkan karakter siswanya.

“Ini kerja sama yang baik antara kampus dan organisasi profesi, maka perlu ditingkatkan untuk mengkatkan kualtas SDM para guru dan kepala skeolah, khususnya di lingkungan NU,” ungkapnya.

Sementara itu Dr. Mufarrihul Hazin selaku Master Trainer P5 berharap ajaran baru ini guru sudah mampu menyusun P5 untuk diimpelemntasikan pada tahun ajaran 2023/2024.

“Kami Tim dari Unesa berharap bapak ibu mulai saat ini segera bergerak merencanakan projek penguatan profil pelajar pancasila ini menjadi bagain dari IKM, dan kami siap mendampingi bapak ibu,” ungkah Farih.

Melalui kolaborasi antara Unesa dan Pergunu yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) diharapkan tercipta semangat kerja sama dalam membangun karakter pelajar yang berlandaskan Pancasila, sebagai pondasi kuat untuk masa depan bangsa yang lebih baik.(*) 

Tinggalkan komentar