Mentan Syahrul Yasin Limpo Dikabarkan Tersangka KPK: Temuan Harta Kekayaan Mencapai Rp 20 Miliar

IstimewaMenteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dilaporkan terlibat dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang sedang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Informasi menyebutkan bahwa politikus dari Partai NasDem ini diduga menerima gratifikasi dan terlibat dalam aktivitas pencucian uang.

Pada Rabu (14/6), Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di laman elhkpn.kpk.go.id mengungkapkan bahwa harta kekayaan Syahrul Yasin Limpo mencapai total Rp 20.058.042.532 atau setara dengan Rp 20 miliar.

Dalam laporan tersebut, diketahui bahwa Syahrul Yasin Limpo memiliki 16 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Gowa dan Makassar. Jumlah total aset tanah dan bangunan tersebut bernilai Rp 11.314.255.150.

Selain itu, ia juga memiliki berbagai kendaraan bermotor, di antaranya mobil Toyota Alphard tahun 2004 senilai Rp 350 juta, mobil Mercedez Benz tahun 2004 senilai Rp 250 juta, mobil Suzuki APV tahun 2004 senilai Rp 50 juta, mobil Sedan Mitsubishi Galant tahun 2000 senilai Rp 90 juta, mobil Toyota Kijang Innova tahun 2014 senilai Rp 200 juta, dan mobil Jeep Cherokee tahun 2011 senilai Rp 500 juta. Dengan demikian, total harta bergerak yang dimiliki Syahrul Yasin Limpo mencapai Rp 1.475.000.000 atau setara dengan Rp 1,47 miliar.

Tidak hanya itu, ia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 1.149.970.000 dan kas serta setara kas senilai Rp 6.118.817.382. Dengan begitu, jumlah total harta milik Syahrul Yasin Limpo mencapai Rp 20.058.042.532.

Sebelumnya, Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur, mengungkapkan bahwa kasus yang melibatkan Mentan Syahrul Yasin Limpo masih dalam tahap penyelidikan dan telah naik ke tingkat penyidikan. Meskipun begitu, KPK telah meminta keterangan dari beberapa pihak terkait dengan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.

Ali Fikri, Kepala Bagian Pemberitaan KPK, juga mengkonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki dugaan korupsi di Kementerian Pertanian berdasarkan laporan masyarakat. Namun, ia belum dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai kasus tersebut.

Perkara korupsi yang dituduhkan meliputi pemerasan, gratifikasi, dan pencucian uang, yang terjadi di lingkungan Kementerian Pertanian antara tahun 2019 hingga 2023. Mentan Syahrul Yasin Limpo diduga terlibat

Tinggalkan komentar